You are here:

Nikel – Definisi, Jenis dan Manfaat Tambang Nikel Lengkap

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita tentang kebijakan pemerintah Indonesia yang melarang ekspor komoditas bijih nikel ke luar negeri sempat heboh di awal tahun 2020 lalu. Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, kebijakan ini dilakukan dengan tujuan agar Indonesia bisa mengekspor komoditas ini sebagai produk yang bernilai lebih tinggi, bukan hanya sebagai bahan mentah. Banyak pro dan kontra dari berbagai pihak mengenai hal ini. Nikel sendiri merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan sebagai campuran bahan lain untuk meminimalisir korosi.

Definisi Nikel

Nikel adalah salah satu unsur yang paling melimpah persediaannya, tapi sebagian besar nikel tersebut terletak di inti bumi, lebih dari 1.800 mil di bawah permukaan bumi. Nikel adalah hasil tambang berupa logam putih keperakan yang banyak digunakan untuk membuat baja tahan karat. Logam ini juga sering digunakan untuk campuran dengan bahan lainnya agar lebih kuat menahan suhu ekstrim dan lingkungan korosif. Logam ini berada di No. 28 dalam tabel periodik di antara unsur kobalt dan tembaga dengan simbol Ni.

Meskipun banyak campuran nikel, termasuk baja tahan karat, tidak menyebabkan masalah kesehatan, tapi logam ini sendiri diketahui bersifat karsinogenik (terakumulasi di tanah, udara, atau pasokan makanan dan air, juga menimbulkan risiko keracunan jika terlalu banyak yang masuk ke dalam tubuh manusia). Maka dari itu, perlu tindakan pencegahan khusus untuk memastikan keselamatan orang yang bekerja dan bersentuhan langsung dengan senyawa nikel.

Jenis Nikel

Walau ada beberapa sumber lain yang mengandung nikel, tapi saat ini ada dua jenis bijih endapan yang banyak ditambang untuk memenuhi pasokan nikel dunia:

Endapan Sulfida Magmatik

Tambang nikel jenis ini banyak ditemukan di Norilsk, Rusia; Sudbury, Ontario, Kanada; dan Kambalda, Australia.

Endapan sulfida magmatik menjadi sumber daya bagi sekitar 40 persen nikel global dan saat ini menjadi sumber utama bagi lebih dari setengah pasokan nikel dunia.  Endapan nikel dapat berkembang jika magma yang mengandung silika dalam jumlah rendah dan magnesium dalam jumlah tinggi diserap dalam belerang, biasanya melalui reaksi dengan batuan di kerak bumi.  Cairan kaya sulfur terpisah dari magma, lalu ion nikel, dan beberapa unsur lainnya berpindah ke dalamnya.  Karena cairan kaya sulfur lebih padat daripada magma, maka cairan tersebut tenggelam d terakumulasi di sepanjang dasar ruang magma, intrusi, atau aliran lava, di mana mineral sulfida yang mengandung nikel kemudian dapat mengkristal. 

The Sudbury Igneous Complex adalah sumber nikel utama di Kanada dan sumber nikel sulfida terbesar kedua di dunia. Daerah ini dianggap unik karena terbentuk saat benda luar angkasa (kemungkinan asteroid atau komet) menghantam bumi sekitar 1.850 juta tahun yang lalu.  Benturan itu menyebabkan bagian kerak bumi meleleh dan membentuk lapisan besar magma di kawah yang dihasilkan. Cairan sulfida yang mengandung nikel terkumpul di sepanjang dasar lapisan magma, dan mineral sulfida yang mengandung nikel dan tembaga mengkristal dari situ.

Endapan Laterit

Tambang nikel jenis ini banyak ditemukan di Kuba, Kaledonia Baru, dan Indonesia. 

Endapan laterit menjadi sumber daya utama dari sekitar 60 persen nikel dunia. Endapan ini terbentuk di lingkungan yang hangat, lembab, tropis atau subtropis ketika batuan beku dengan jumlah silika yang rendah dan magnesium dengan jumlah tinggi dipecah oleh pelapukan kimiawi.  Pelapukan menghilangkan beberapa komponen asli dari batuan tersebut dan menciptakan endapan sisa di mana unsur-unsur seperti nikel terkonsentrasi.

Manfaat Nikel

Hanya beberapa benda terbuat dari nikel murni. Sebaliknya, nikel cenderung memainkan peran pendukung dan penstabil dalam bahan industri. Dikarenakan sifatnya yang tahan korosi dan kemampuannya untuk menahan suhu ekstrim, biasanya dikombinasikan dengan logam lain untuk menghasilkan produk yang lebih kuat, lebih berkilau, dan lebih tahan lama. Nikel biasanya digunakan sebagai lapisan luar pelindung untuk logam yang lebih lunak.

Berikut beberapa contoh pemanfaatan campuran nikel:

  • Pembuatan peralatan dan suku cadang yang terbuat dari campuran nikel sering digunakan di lingkungan yang keras, seperti di pabrik kimia, kilang minyak bumi, mesin jet, fasilitas pembangkit listrik, dan instalasi lepas pantai. 
  • Peralatan medis, peralatan masak, dan alat makan juga sering terbuat dari logam yang dilapisi nikel karena mudah dibersihkan dan disterilkan.
  • Campuran nikel digunakan dalam pembuatan baterai isi ulang untuk komputer portabel, perkakas listrik, dan kendaraan hibrida dan listrik. 
  • Nikel juga digunakan untuk melapisi barang-barang untuk mengurangi korosi dan memberikan hasil akhir yang menarik, seperti pada perlengkapan kamar mandi.
  • Kebanyakan dijadikan campuran dalam pembuatan baja tahan karat.
  • Campuran tembaga-nikel biasanya digunakan di pabrik desalinasi, yang mengubah air laut menjadi air tawar. 
  • Digunakan pada poros baling-baling kapal dan bilah turbin.

Itulah pembahasan tentang definisi, jenis dan manfaat Nikel. Nikel adalah logam yang ketahanannya terhadap panas dan korosi ini membuatnya sangat berguna untuk pengembangan berbagai macam benda, baik dari kabel, koin, hingga peralatan militer.

Artikel Terkait