You are here:

Besi Cor – Pengertian, Harga, Nodular, Ukuran [LENGKAP]

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
besi-cor

Dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari konstruksi hingga otomotif. Tentunya sudah tidak asing lagi dengan material atau bahan satu ini. Terkenal dengan harganya yang murah dan kualitas yang sangat bagus serta pada proses pengecoran jauh lebih mudah. Tak heran bila material satu ini banyak dimanfaatkan, yakni bernama besi tuang atau cor. 

Jenis besi ini, yakni besi cor adalah salah satu material yang berbasis iron. Yang mana secara umum tersusun atau berasal dari penggabungan besi dan karbon. Hadir dengan beragam ukuran besi cor, material ini dapat Anda gunakan dengan menyesuaikan kebutuhan. Sebelum menggunakan material ini, alangkah baiknya untuk mengetahui ukuran besi cor dan harga besi cor. Simak pembahasannya, disini!

Definisi Besi Tuang / Cor

Sebelum membahasanya jauh lebih dalam, maka perlu diketahui terlebih dahulu pengertiannya. Secara umum material ini juga memiliki nama atau sebutan lainnya, yakni cast iron. Untuk definisinya, besi cor adalah sebuah penggabungan dari beberapa bahan yang mana memiliki fungsi atau kelebihannya tersendiri. 

Untuk bahan penyusun material ini secara besar adalah besi dan karbon. Secara garis besar takaran yang diberikan pada besi cor adalah kandungan besi yang lebih dari 1,7% karbon yang ada. Sedangkan untuk karbonnya diberikan pada kisaran 2,4% hingga 4%. Umumnya bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang relatif mahal. 

Yang mana bahannya diproduksi dari sebuah besi mentah dan cair atau berupa besi baja yang tua. Hal ini merupakan sebuah proses produk yang mempunyai fungsi mekanis sangat penting. Dan terkadang besi cor adalah material yang dibuat dan diproduksi dalam jumlah yang besar. 

Dalam proses pembuatannya sendiri sering dilakukan dengan sebuah cara yakni menambahkan sebuah unsur graphite kedalam ladle, yang mana berguna dan berfungsi sebagai bahan pengendali. Pada paduan sebuah besi ini atau alloy iron castings, bahan yang digunakan sebelumnya telah melalui sebuah proses penghalusan dan pencampuran besi mentah. 

Bila Anda mengetahui beberapa produk ini, seperti crankshaft, connecting rod, dan beberapa elemen atau pada bagian-bagian mesin. Yang mana sebelumnya kebanyakan diproduksi dengan baja tempa, kini telah banyak menggunakan high duty alloy iron casting atau teknik besi tuang. 

Dengan menggunakan jenis besi ini, tentunya memberikan kemudahan untuk membentuk bagian yang rumit atau susah dibentuk. Dibandingkan dengan menggunakan cara besi tempa maka hasil dan prosesnya akan jauh lebih menyusahkan. Bahkan dalam teknik besi tempa membutuhkan sebuah mesin lainnya seperti proses machining. 

Namun, bila sebuah perusahaan menggunakan teknik besi ini maka akan meminimalisir sebuah kesalahan. Dengan memberikan kelebihan ukuran sekecil mungkin dari bentuk yang diinginkan. Oleh sebab itu, produk yang dihasilkan dalam proses ini relatif lebih sedikit. 

Jenis Besi Tuang dan Karakteristiknya

Secara umum, jenis besi lebih banyak diklasifikasikan sesuai dengan struktur metalografi yang ada dalam susunan strukturnya. Dalam hal ini karbon yang ada pada besi sangatlah memberikan pengaruh dan menentukan dalam proses pengelompokannya. 

Untuk kandungan karbon yang ada dalam besi ini dapat berupa sebuah instentisial, yakni sementit karbida besi atau bahkan karbon grafit. Umumnya, pengelompokan dapat dimulai berdasarkan kondisi karbonnya. Jika dalam strukturnya mengandung banyak sementit, maka termasuk ke dalam jenis besi tuang putih. 

Kemudian akan diperhatikan menurut fisik dari grafitnya. Selain itu, perbedaan struktur pada besi terjadi karena pengaruh pada beberapa faktor. Mulai dari kadar karbon, kadar paduan, kadar pengotoran, laju pendinginan, dan proses setelah pendinginan. Inilah beberapa klasifikasi dari besinya, diantaranya :

1. Cor Kelabu

Untuk jenis yang pertama adalah besi tuang kelabu. Jenis ini merupakan besi yang paling banyak dipergunakan. Sesuai dengan namanya, karakteristik pada besi ini adalah berwarna kelabu. Warna yang tercipta ini berasal dari patahan yang melintas pada serihan grafit. 

Dalam pembuatannya melibatkan karbon, silikon, dan mangan. Bahan tersebut memberikan peranan dan pengaruh penting dalam kualitas dan pembuatan besi. Ketiga bahan tersebut sangat berpengaruh dalam ketebalan dindingnya. Sehingga Anda dapat mempertimbangkan dan memilih sesuai dengan kebutuhan.

2. Cor Mampu Tempa

Selanjutnya ada cor mampu tempa. Jenis ini merupakan olahan produk dari besi cor putih. Untuk membuatnya diperlukan bahan baku yang kemudian akan dipanaskan dengan suhu kurang lebih 900 derajat celcius. Wajib pastikan tingkat kestabilan atmosfer agar produk terhindar dari sebuah oksidasi. 

Dalam penggunaannya sering dipakai pada sabuk penghubung, lintasan kereta, atau bahkan pada berbagai produk di bidang otomotif. Jenis ini sangat unggul, dikarenakan sifatnya yang ulet dan tahan lama serta mempunyai kemampuan tempa yang sangat baik. 

3. Cor Putih

Karakteristik pada jenis ini dapat dilihat dari permukaan patahannya yang berwarna putih. Sifatnya sangat keras dan kuat, hal ini juga dipengaruhi pada strukturnya yang berasal dari sementit dan perlit. Umumnya bersifat tidak mudah aus dan sangat tahan terhadap korosi. Kebanyakan dipakai untuk membuat komponen pada mesin gerinda, alat penghancur, dan dapur pemanas. 

Bila ingin melunakkan jenis cor ini diperlukan pemanasan pada suhu sekitar 8500 derajat celcius. Namun, teknik ini lebih sering dimanfaatkan atau digunakan bila dalam keadaan yang darurat atau mendesak. Untuk cara terbaiknya adalah menggunakan proses pendinginan.

4. Cor Nodular

Dan yang terakhir yakni jenis besi cor nodular. Besi cor nodular adalah jenis besi yang memiliki tingkat keuletan yang hampir sama dan setara dengan baja. Dibandingkan dengan cor kelabu, besi cor nodular ini jauh lebih kuat. Hal ini mengingat bahwa strukturnya tersusun dari ferit dan perlit. Jika ingin menambah kekuatannya maka tambahkan martensit dan bainit. 

Besi cor nodular ini sangat tahan terhadap korosi dan temperatur yang tinggi. Kebanyakan dimanfaatkan pada alat pertanian. Layaknya poros engkol, mesin diesel, kepala silinder, roda gigi, dan traktor serta masih banyak lainnya. 

Kelebihan dan Kelemahan Besi Tuang

Bila dibahas dari segi keunggulannya, maka besi tuang ini menawarkan beberapa keunggulannya. Hasil yang ditawarkan dari besi tuang ini jauh lebih murah. Kemudian untuk titik temperatur peleburannya jauh lebih rendah. Besi tuang ini juga memberikan dan menghasilkan kombinasi kekuatan tarik dan tekanan yang sangat baik. Dan yang terakhir adalah jenis besi tuang ini sangat tahan terhadap aus, gerusan, korosi, dan temperatur tinggi. 

Sedangkan untuk sisi kelemahannya adalah jenis besi ini termasuk material besi yang sulit atau bahkan tidak bisa ditempa. Bahkan jenis ini tidak dapat disambungkan menggunakan paku keling atau dilas. JIka ingin menyambungnya maka disambungkan menggunakan baut dan sekrup. Selain itu, besi tuang atau cor ini tidak dapat menahan lenturan dan muatan magnet. 

Daftar Harga Besi Tuang

Jenis besi ini telah hadir dengan beragam ukuran besi cor. Umumnya, ukuran besi tuang yang paling banyak dan sering digunakan adalah besi Ø 6, Ø 8, Ø 10, dan Ø 12. Kebanyakan besi tuang ini merupakan hasil dari pembuatan beton bertulang, yang mana sering digunakan untuk perumahan. 

Untuk harga besi cor berikut ini, yang akan dipaparkan merupakan sebuah daftar harga besi cor sebagai referensi. Kebanyakan harga besi cor di tiap daerah pastinya akan berbeda-beda, tergantung dari produsen besi tuang ini sendiri. Inilah tabel yang berisi seputar ukuran besi cor dan harga besi cor. 

Tabel Ukuran dan Daftar Harga Besi Cor

Tipe dan Ukuran Besi Cor (mm)

Harga (Rp)

Ø 6, merk hkhk

25.500

Ø 8, merk hkhk

43.500

Ø 10, merk hkhk

63.500

Ø 12, merk hkhk

90.500

Ø 6, merk GJS, MJM, PRJ, SIS

25.000

Ø 8, merk GJS, MJM, PRJ, SIS

42.500

Ø 10, merk GJS, MJM, PRJ, SIS

62.000

Ø 12, merk GJS, MJM, PRJ, SIS

90.500

Ø 7,2 (12 m)

35.000

Ø 7,8 (12 m)

40.500

Ø 9,2 (12 m)

51.000

Ø 9,8 (12 m)

61.500

Ø 11,2 (12 m)

79.000

Ø 11,8 (12 m)

89.000

Inilah pembahasan lengkap seputar besi tuang atau cor. Mulai dari pengertian, jenis besi tuang berdasarkan klasifikasinya, kelebihan dan kekurangannya, dan tabel ukuran serta daftar harganya. Material ini terkenal dengan kekuatannya yang mana sangat tahan terhadap korosi dan temperatur tinggi. Serta kegunaannya dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang. 

Artikel Terkait